Dalam upaya meningkatkan pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pemberdayaan Masyarakat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Kelompok 113 menyelenggarakan program Intensifikasi Pekarangan melalui Penanaman Cabai pada Planter Bag dan Budidaya Kangkung Hidroponik bersama ibu-ibu PKK Desa Karangpucung. Program ini menjadi salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat yang mendorong pemanfaatan lahan di sekitar rumah agar lebih produktif dan bernilai guna.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pentingnya optimalisasi pekarangan sebagai bagian dari upaya mewujudkan ketahanan pangan keluarga. Dalam sesi tersebut, mahasiswa menjelaskan bahwa pekarangan yang terbatas tetap dapat dimanfaatkan untuk bercocok tanam dengan memanfaatkan planter bag maupun sistem hidroponik sederhana. Kedua metode tersebut dinilai praktis, mudah diterapkan, dan sesuai dengan kondisi pekarangan rumah masyarakat.
Usai sosialisasi, peserta mengikuti praktik penanaman cabai menggunakan planter bag serta budidaya kangkung dengan sistem hidroponik. Mahasiswa KKN mendampingi setiap tahapan kegiatan, mulai dari menyiapkan media tanam, menanam bibit, merakit instalasi hidroponik sederhana, hingga menjelaskan cara perawatan tanaman agar dapat tumbuh dengan baik. Melalui praktik langsung, peserta diharapkan memperoleh pengalaman yang dapat diterapkan secara mandiri di rumah masing-masing.
Selama pelaksanaan kegiatan, ibu-ibu PKK menunjukkan antusiasme yang tinggi. Berbagai pertanyaan mengenai teknik budidaya, pemeliharaan tanaman, hingga pemanfaatan hasil panen menjadi bagian dari diskusi yang berlangsung aktif. Interaksi tersebut mencerminkan meningkatnya minat masyarakat untuk mengembangkan pekarangan sebagai lahan yang mampu memberikan manfaat bagi kebutuhan rumah tangga.
Program ini tidak hanya berorientasi pada penanaman cabai dan kangkung, tetapi juga bertujuan membangun kesadaran masyarakat bahwa pekarangan memiliki potensi yang dapat dioptimalkan. Dengan pengelolaan yang tepat, lahan di sekitar rumah dapat menjadi sumber pangan yang mendukung kebutuhan keluarga sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan produktif.
Melalui pelaksanaan program ini, diharapkan terlaksananya penanaman cabai pada planter bag dan budidaya kangkung hidroponik di pekarangan warga serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produktivitas lahan. Kolaborasi antara mahasiswa KKN Universitas Jenderal Soedirman, Pemerintah Desa Karangpucung, dan ibu-ibu PKK diharapkan mampu mendorong keberlanjutan pemanfaatan pekarangan sebagai langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga dan mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.